Jingga

Cerita sehari-hariNovember 1, 2008 7:01 am
  1. Apakah dari kecil kita diajarkan bahwa sebuah hidup semuanya itu tergantung dengan nasib?

  2. Dengan kita lagi beruntung atau lagi gembira apakah nasib kita lagi mujur atau nasib kita lagi baik?

  3. Saat kita sedang mengalami kecelakaan atau musibah apakah nasib yang kita alami lagi jelek?

  4. Apakah kita beranggapan semua itu telah menjadi takdir, bahwa kita lahir seperti ini, bahwa kita ditakdirkan seperti ini?

Tetapi dengan gaya pemikiran yang seperti itu membuat banyak orang tidak mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan tidak mempunyai pandangan tentang masa depan yang baik. Tetapi untuk Tuhan mempunyai pemikiran yang sangat jauh berbeda dengan semua ini, bahwa suatu kehidupan tidak tergantung dengan nasib ataupun takdir.

Efesus 2 : 10

Kita ini buatan Allah

Kita semua adalah buatan Allah

Diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik

Yang dipersiapkan Allah sebelumnya dan Ia mau supaya kita hidup didalam-Nya

Kita adalah pekerjaan tangan-Nya

Kita adalah karya teragung-Nya

Kita karya terbesar-Nya

Kita adalah puisi / sajak yang Tuhan ciptakan untuk kemuliaan-Nya

Efesus 1 : 4 & 5

Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita hidup kudus dan tak bercacat dihadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya sesuai denga kerelaan kehendak-Nya.

Sebelum Dia menciptakan benua atau bangsa, langit dan segala isinya. Tuhan telah memilih dan merancang kita untuk menjadi anak-anakNya. Untuk mencapai suatu tujuan, bahwa suatu kehidupan tidak ditentukan oleh nasib, tidak tentukan oleh takdir, melainkan ditentukan oleh kuasa Tuhan dalam kehidupan kita.

Tuhan mempunyai rencana yang indah dalam kehidupan anak-anak-Nya dan Tuhan telah mempersiapkan kehidupan anak-anak-Nya untuk melakukan sesuatu yang luar biasa untuk saat ini dan masa depan.

Segala sesuatu yang tercipta di dunia ini pasti ada yang mendesainnya, pasti ada seseorang yang merencanakan semuanya itu. Ada sebuah fondasi yang telah dibangun, ada sebuah rencana yang telah dibuat. Hal itu sama dengan kehidupan kita, bahwa kita ada karena ada sesuatu pribadi Tuhan yang telah membuat suatu desain dalam kehidupan kita.

Tuhan telah jauh lamanya menentukan seperti apa kita, mata kita seperti apa, rambut kita seperti apa, dan lain sebagainya dalam tubuh kita. Tuhan telah jauh lamanya merencanakan semuanya ini, sebelum dunia ini dijadikan.

Dengan Tuhan yang telah merencanakan dan mendesain segala sesuatunya tetapi kita tidak boleh beranggapan untuk diam saja karena Tuhan sudah mempersiapkan segalanya, dengan Tuhan telah memberikan sesuatu karunia yang sangat luar biasa yang disebut sebagai kehendak bebas. Sebanarnya banyak pilihan yang bisa kita lakukan, banyak pilihan yang bisa kita ambil keputusan dalam kehidupan kita, meskipun Tuhan telah menciptakan dan merencanakan segalanya tetapi Tuhan memberikan kepadamu banyak pilihan. Tuhan berkata dengan ini pilihlah hidup, supaya kamu hidup, baik kamu maupun keturunanmu. Ada banyak pilihan yang hadir dalam kehidupan kita dan keputusan-keputusan pilihan itu ada ditangan kita. Meskipun Tuhan telah menciptakan kita sesuai dengan apa yang ada dalam rencana Tuhan sebelum dunia dijadikan, ada sebuah pilihan untuk setiap keputusan yang diambil dan kita perbuat hari ini, akan menentukan masa depan kita. Suatu pilihan yang kita tentukan akan mengantarkan kita pada tujuan hidup yang Tuhan telah persiapkan dari jauh lamanya sebelum dunia dijadikan. Kita sebagai umat Allah harus tahu bahwa banyak pilihan yang ada dalam tangan kita. Ada banyak pilihan yang bisa kita ambil di depan kita. Sebenarnya apa yang Tuhan minta sangat mudah dan sederhana, hanya “ apa yang ada di tangan mu” atau apa yang ada dalam “genggaman tangan mu” dalam kehidupan mu, yang kita bisa berikan kepada Tuhan. Dalam hal ini Tuhan sangat tertarik dalam apa yang ada di sebuah kehidupan mu

Dengan “ apa yang ada di tangan mu” atau apa yang ada dalam “genggaman tangan mu” di dalam kehidupan mu Tuhan bisa membuat itu menjadi sangat luar biasa , hanya dalam kemulian Tuhan.

Mulai saat ini memulailah untuk memikirkan, coba pikirkan apa yang Tuhan telah percayakan dalam kehidupan mu, rencana-rencana dan rancangan-rancangan dan desain-desain yang Tuhan telah tanamkan dalam kehidupan mu. Karena kita hadir dalam kehidupan ini, artinya Tuhan telah memberikan setiap komponen, setiap potensi, setiap bakat, dan telenta dalam setiap umat Tuhan di kehidupannya untuk kemuliakan nama Tuhan Kristus Yesus. Tuhan berkata pilihlah hidup mu, sehingga kamu akan mendapatkan kehidupan yang layak dari Tuhan dan serta keturunan mu.

Cerita sehari-hariMay 29, 2008 12:10 pm

Yesus menggenapi nubuat Perjanjian Lama mengenai mesias yang ditulis beratus-ratus tahun sebelum kelahiran-Nya, Yesus menerima penyembahan dari manusia,  Yesus tidak berdosa, Yesus hidup penuh dengan mujizat-mujizat, dan Yesus bangkit dari kematian membuktikan bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan yang menjelma menjadi manusia.

Dengan jelas Yesus menyatakan diri dan membuktikan diri-Nya Tuhan.
Apakah engkau sudah menerima Yesus sebagai Tuhan? Jika engkau belum menerima Yesus sebagai Tuhan, terimalah Dia sekarang. Terimalah Dia sebagai Tuhan, terima juga Yesus sebagai juruselamat yang telah mati menanggung hukuman dosa yang seharusnya engkau tanggung. Jika engkau mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka dosa-dosamu akan diampuni karena hukumannya sudah lunas ditanggung oleh Tuhan Yesus.  Maukah saudara?

Cerita sehari-hari 12:08 pm

Karena itu perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. karena waktu adalah jahat. Pengertian waktu adalah jahat, merupakan proses yang terjadi secara alamiah pagi, siang, sore, dan malam. Di dalam waktu itu, iblis berusaha menjebak dan menjatuhkan setiap orang percaya. Di dalam waktu itu, iblis berusaha menghancurkan kehidupan orang-orang percaya. Itulah sebabnya maka dikatakan bahwa waktu itu adalah jahat.

Tetapi, jangan karena waktu itu disebut jahat maka kita punya pemikiran tidak boleh menggunakan waktu, tidak boleh mengatur waktu, tidak perlu memakai jam, dan sebagainya. Yang perlu kita sadari adalah bahwa dalam perjalanan waktu itu pun iblis berkarya terus-menerus untuk menjatuhkan anak-anak Tuhan. Kalau kita tidak bijaksana, tidak berpegangan erat pada Tuhan, pada saat itulah disebut waktu menjadi jahat, sebab kita meniti hari-hari yang berbahaya

 

kita dituntut untuk mampu bijaksana supaya kita juga melihat, bahwa dalam hidup, bukan hanya sisi tambah: tambah uang, tambah rumah yang harus dinikmati, tetapi sisi kurang juga harus kita nikmati. Artinya, kalau kita hanya bersyukur karena sehat, orang dunia juga bisa melakukan hal yang sama. Sebagai orang percaya, bersyukur jugalah pada waktu sakit, karena bisa jadi Tuhan sedang menegur. Kalau sakit karena salah/ulah sendiri, perbaikilah diri, jangan diulangi lagi kesalahan itu. Sebab jika kesalahan yang sama masih diulangi, itu bebal namanya

kita perlu memperhatikan dengan seksama bagaimana kita hidup. Janganlah seperti orang bebal tetapi seperti orang arif. Orang bebal adalah orang yang sudah tahu salah, dikasih tahu bahwa itu salah, tetapi masih bikin salah. Sebaliknya, kalau orang berbuat salah karena tidak tahu, dikasih tahu (kesalahannya) lalu minta maaf dan tidak melakukan ke-salahan lagi, itu namanya normal, karena manusia punya kelemahan. Tetapi, sudah tahu bahwa itu salah, namun selalu bikin salah, itu namanya bebal

Kita pun mestinya sadar, bahwa pada dasarnya kebanyakan dari kita punya perilaku atau konsep hidup yang bebal. Buktinya, kita selalu mengaku takut akan Tuhan, tetapi perilaku hidup kita memperlihatkan bahwa kita tidak takut Tuhan. Artinya, takut Tuhan itu hanya sebatas mulut. Jika kita benar-benar takut Tuhan, mana mungkin gereja ribut, jemaat saling menjatuhkan dan saling menghancurkan? Kalau takut Tuhan, mana mungkin pengurus gereja menilap uang, dan sebagainya Kalau takut Tuhan, orang pasti tidak akan hitung-hitungan dalam pelayanan. Contoh sikap bebal yang lain adalah banyak orang tidak menyukai kebenaran, lalu lari dari kebenaran, tetapi merasa dirinya benar, karena mengaku (merasa) takut akan Tuhan. Jadi, kebebalan itu justru dimulai dari dalam hidup kita. Kita tidak suka kebenaran, tetapi fenomena-fenomena kebenaran, bukan kebenaran yang hakiki. Kita hanya giat dalam melakukan aktivitas religius. Kita hebat dalam beribadah, hebat melantunkan doa-doa, tetapi sejatinya, perilaku kita jauh dari tuntutan Tuhan.

Maka kita harus berhati-hati, jangan sampai terjebak yang pada akhirnya menjadikan agama itu hanya seperti ekstasi bagi kita. Tuhan menjadi sedih karena agama hanya menjadi pelarian. Gereja itu cuma menjadi tempat mencari ketenangan sesaat, setelah itu kembali menggeluti kehidupan dunia: berdagang tidak jujur, menipu di sana-sini, sementara ucapan: “haleluya” terus meluncur dari mulut. Janganlah bebal, tetapi jadilah seperti orang arif: mau belajar, tahu, dan semakin bijak. Jadilah seperti orang arif, yang semakin bertambah pengetahuannya, makin rendah pula hatinya. Pepatah mengatakan: jadilah seperti ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Begitulah peri-laku orang arif yang mestinya menjadi ciri khas orang-orang percaya. Kalau pepatah dunia saja begitu manis dan indah, masak orang Kristen tidak bisa berperilaku indah dan manis?

Jadi, di dalam pertumbuhan dan perkembangan kehidupan kita, dari bebal menuju arif, ada perjalanan, yaitu perjalanan waktu, hari lepas hari. Oleh karena itu kita harus menggunakan waktu dengan bijak. Coba renungkan perjalanan hidup dari hari ke hari supaya tidak terperangkap pada jebakan si jahat itu. Jika waktu tidak membuat kita menjadi semakin arif, malah semakin tidak karu-karuan, artinya kita terjebak, sebab sang waktu tidak membawa kita ke dalam kesempurnaan pengenalan akan Tuhan

Cerita sehari-hariNovember 6, 2007 12:30 pm

Kepada Kamu yang Manis,

Andai Tuhan punya meja belajar, fotomu pasti dipajang di atasnya.

Andai Tuhan punya dompet, fotomu pasti diselipkan di dalamnya.

Ia menerbitkan matahari untukmu setiap pagi

dan menumbuhkan bunga-bunga untukmu pada musimnya.

Kapan saja kamu ingin berbicara, Ia siap mendengarkan.

Ia bisa tinggal di mana saja di alam raya ini,

tetapi Ia memilih ….. untuk tinggal dalam hatimu.

Lihat kawan, betapa Ia tergila-gila padamu!

Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa duka,

kegembiraan tanpa penderitaan, matahari tanpa hujan,

tetapi Ia sungguh menjanjikan kekuatan untuk menghadapi hari-harimu,

penghiburan bagi air matamu, dan terang bagi jalanmu.

Cerita sehari-hariOctober 23, 2007 11:10 am

Rasul Paulus dalam suratnya kepada Timotius mengatakan bahwa iman adalah harta yang terindah. Sebagai harta terindah, iman perlu dijaga dan dirawat. Dan supaya iman mempunyai nilai lebih / berkualitas, iman itu harus diteruskan kepada orang lain. Jadi kualitas iman tidak sebatas dikhotbahkan, dirayakan dengan ritus keagamaan, atau dinyanyikan dalam lagu-lagu liturgis nan indah dan meriah. Tetapi, iman wajib dihayati dalam kesetiaan suka dan duka.

 


Para rasul mempunyai pandangan keliru, mereka menyangka iman itu seperti hukum matematis, bisa ditambah dan bisa dikurangi. Tetapi apa jawab Yesus? IMAN bukan soal tambah atau kurang, tetapi soal ada atau tidak ada. Maka saudara-saudariku, kita jangan hanya minta Tuhan untuk menambahkan iman kita, tetapi lebih dari itu, kita mohon supaya dalam diri setiap kita ada iman yang berkobar-kobar akan Yesus Kristus

Cerita sehari-hari 10:24 am

Belas kasih adalah ikatan yang manis dan kudus yang menghubungkan jiwa dengan Pencipta-nya. Belas kasih mengikat Tuhan dengan manusia dan manusia dengan Tuhan. Tuhan bersabda: Aku menempatkan engkau di tengah-tengah sesamamu, agar engkau dapat melakukan kepada mereka apa yang tak dapat engkau lakukan kepada-Ku - yaitu, agar engkau mengasihi sesamamu dengan bebas, tanpa mengharapkan imbalan apapun darinya. Dan apa yang engkau lakukan kepadanya, Aku perhitungkan sebagai engkau lakukan kepada-Ku. … Tidaklah mungkin melaksanakan hukum mengasihi Aku, Allah yang kekal, dengan mengabaikan hukum mengasihi sesama. Inilah dua dasar cinta kasih dengan mana engkau mentaati perintah-perintah dan nasehat-nasehat yang diberikan kepadamu oleh Yesus yang Tersalib.

Cerita sehari-hari 10:18 am

"Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu." ~ 1 Timotius 4:12

Cerita sehari-hariOctober 22, 2007 9:37 am

Jum’at Pagi tepatnya gue datang kestadion dengan maksud untuk menemani teman yang datang dari bandung Erlan namanya untuk foto-foto dengan pemain Persita, tanpa sengaja sehabis Persita usai latihan gue dan teman-teman berkunjung ke rumah I Putu Gede dengan maksud untuk lebih akrab dengan pemain Persita, tanpa disangka I Putu pun menanyakan tempat Panti Asuhan untuk nanti Persita menyalurkan sumbangan, hal ini ternyata sudah jadi sebuah tradisi di tim persita. karena itu perbuatan yang mulia gue dan teman2 yang tergabung di VioLa Xtrim membantu menyarikan sebuah panti asuhan di daerah islamic Karawaci, karena tempat yang diliat tidak sesuai oleh pemain Persita gue dan teman2 menyarikan lagi di daerah Perumnas 2 dekat SMU N 8 tetapi tempat ini bukan sebuah panti asuhan hanya tempat kumpulnya anak-anak yatim piatu, Firman Utina dan I putu pun akhirnya memberikan sumbangan yang telah dibawanya dan memanjatkan doa bersama agar kita semua mau peduli terhadap sesama, jangan lupa telah di berikan karunia lebih dari Tuhan.   

Cerita sehari-hariSeptember 7, 2007 9:41 am

Saatnya Memilih?? Hidup pada akhirnya adalah sebuah pilihan, sebuah keputusan, sebuah sikap, terlepas berhasil atau tidak seorang dalam hidupnya akan dihadapkan pada sebuah pilihan. Pilihan ini tidak selamanya mudah, bahkan seseorang kadang terpaksa mengingkari nilai-nilai yang selama ini selalu dipegangnya dengan teguh prinsip hidupnya ada agama, ada norma kehidupan, ada adat istiadat. Ada banyak godaan yang sangat berat nafsu kekuasaan, cinta di luar batas, nafsu biologi. Semua godaan itu membutakan hati setiap seseorang, ada banyak seseorang yang pada awalnya sangat idealis, ramah, sopan, pandai, punya integritas tinggi pada akhirnya dapat berubah menjadi “binatang” ketika berada dalam mata hati yang buta. Tujuannya menghalalkan segala cara apapun untuk menempuh tujuan dan mengejar yang akan di capainya. Mungkin godaan ini yang sekarang melanda setiap iman seseorang yang tidak lagi takut dan taat pada Tuhan. Mereka dengan sadar dan terencana berupaya menggusur sesema umat ciptaan Tuhan untuk saling menjatuhkan lawannya. Upaya ini seketika merusak rasa saling mengasihi antara sesama. Sekarang ini saatnya memilih, pilihan ini memang tidak mudah, perlu adanya perjuangan ekstra keras untuk jadi umat pilihan Tuhan, atau memilih jalur sesat sesuai kehendak Iblis. Carilah keselamatan juruselamat hidup. Apakah ada kata selamatkan diri sendiri????

Cerita sehari-hariSeptember 27, 2006 7:48 am

Keangkuhan adalah musuh Tuhan, demikianlah firman Tuhan. “manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukan” banyak anak Tuhan yang jatuh di dalam dosa karena keangkuhan ini. Orang yang angkuh biasanya tidak mau menerima nasihat dari orang lain. Padahal nasihat itu banyak manfaatnya. “jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri” orang yang bijak mereka yang mau mendengar semua nasihat yang berikannya. Orang yang angkuh cenderung membenarkan diri sendiri. Merasa dirinya paling benar, sehingga dia gampang mengoreksi dan menilai orang lain. Dia selalu menilai negatif orang lain dan suka mencampuri urusan orang lain. Maka mari kita belajar untuk melihat diri kita sendiri terlebih dahulu sebelum kita menilai orang lain, agar kita tidak jatuh dalam dosa.