Jingga

UncategorizedApril 16, 2008 4:27 pm

Memiliki kerinduan untuk menyatakan iman

(Kisah 2:14-16).

Iman ada dalam hati. Iman dalam wujudnya tidak kelihatan, tetapi dalam tindakan iman itu nampak jelas. Orang yang tidak beriman dengan orang yang beriman nampak jelas. Orang yang beriman ketika ia disakiti ia mengampuni. Orang yang tidak beriman pikirannya pendek, tetapi orang beriman berbeda dalam perilakunya. Orang yang sudah memiliki kuasa Roh Kudus akan memiliki kerinduan untuk menyatakan imannya. Ketika Roh Kudus bersama dengan iman maka iman itu menjadi nyata dalam tindakan. Orang beriman nampak dari penampilannya. Petrus sebelum menerima kuasa Roh Kudus, tidak memiliki kerinduan untuk menyetakan imannya sehingga menyangkal Yesus, tetapi setelah ia menerima kuasa Roh Kudus ia berani menyatakan imannya

 

Memiliki keberanian untuk menjadi saksi Tuhan

(Kisah 4:12-13).

Orang yang memiliki kuasa Roh Kudus, kerinduannya adalah meninggikan nama Yesus. Jangan kita takut dengan nama Yesus, karena darahNya tercurah agar kita diangkat menjadi anakNya. Untuk mepertahankan kita menjadi anak, Yesus mati di kayu salib. Untuk mempertahankan Dia menjadi Bapa, Dia hanya meminta kita supaya tetap setia sampai pada kesudahannya

 

Memiliki kekuatan untuk menghadapi penderitaan

(Kisah 5:17,41).

Di tengah penderitaan tetap bisa bergembira. Hal ini disebabkan oleh

a.      Karena mengerti rencana Allah di balik penderitaan

b.      Di balik penderitaan akan semakin dewasa

c.       Di balik penderitaan akan mengalami kuasa dan mujizat Tuhan

Orang yang suka berdoa, mengharapkan Tuhan serta sungguh-sungguh berusaha di dalam hidupnya, akan mengalami kuasa Tuhan dalam hidupnya. Dengan demikian orang lain dapat melihat dan takjub karena kuasa Tuhanlah yang akan melakukan perkara-perkara

Uncategorized 4:19 pm

Iman pada bagian yang penting

Iman menentukan banyak hal dalam hidup seseorang. Hidup kita ini sengsara atau hidup kita bahagia bukanlah tergantung dari orang lain, bukanlah tergantung dari fasilitas, juga bukanlah tergantung dari uang. Namun semuanya itu bergantung dari iman kita. Selama kita memiliki iman kita bisa menghadapi masalah apa saja, namun hidup kita tetap bahagia.

Setiap kita dalam membangun keluarga pasti menghadapi masalah. Namun ketika masalah itu datang jangan pernah menyalakan orang lain karena hanya dengan imanlah mereka dapat menghadapi masalah itu. Begitu juga dengan hidup kita masalah bisa datang kapan saja tanpa kita mau. Iman itu penting dengan karena Alkitab berkata dengan iman orang percaya dapat mengalahkan dunia.

Mengapa Iman penting dalam keluarga?

  1. Karena iman merupakan dasar pengambilan keputusan
  2. Karena iman sangat mempengaruhi sifat dan karakter seseorang
  3. Karena iman sangat menentukan vision dalam kehidupan seseorang
  4. Karena iman selalu memberi kekuatan dalam menghadapi segala hal
  5. Karena iman membuat pikiran kita menjadi positif

 

Iman pada bagian yang penting

  1. Akan senantiasa kuat dalam menyelesaikan masalah
  2. Akan tetap sukacita di tengah-tengah masalah
  3. Akan menjadi keluarga yang mampu mengubah masalah menjadi mujizat.

Penutup

Setiap seseorang pasti memiliki masalah itu sebabnya setiap seseorang perlu memiliki cara untuk menyelesaikan masalah itu. Masalah tidak dapat diselesaikan dengan uang, dengan fasilitas, atau dengan mengandalkan orang lain tetapi masalah dapat diselesaikan dengan Iman. Itu sebabnya Iman itu penting di dalam seseorang karena dengan Iman kita dapat hidup dengan damai, sukacita dan penuh pengharapan . Amin

Uncategorized 4:17 pm


Allah kita adalah Allah yang mempunyai misi buat hidup kita. Allah kita adalah yang mau menerima kita apa adanya tetapi Allah kita bukan Allah yang mau kita apa adanya. Allah mau menerima sekalipun kita orang yang kasar, sekalipun pernah berzinah, banci, homo sex, lesbian, pengguna narkoba, tidak ada seorangpun yang ditolak Tuhan bila kita mau datang menyembah kepada Tuhan. Mengapa? Karena alkitab berkata “mari hai kamu yang letih lesu dan berbeban berat kamu akan mendapatkan kelegaan” maksudnya adalah mari kita yang mempunyai masalah dalam hidup ini datang kepada Tuhan maka Tuhan akan memberikan kita kelegaan. Tuhan tidak kehilangan cara untuk membawa kita dekat pada-Nya. Cara didikan Tuhan dapat kita alami berupa :

  1. Kita diberkati Tuhan, agar kita sadar bahwa kita hidup untuk Tuhan dan Tuhan satu-satunya penolong kita. Contoh: Tuhan bukakan jalan untuk usaha kita agar kita dapat lepas dari beban kita
  2. Kita ditegur melalui firman-Nya, bila kita belum sadar juga maka Tuhan buat ‘polisi tidur’ dalam hidup kita agar kita benar-benar sadar

Tuhan tidak akan pernah menyerah atau berhenti mendidik kita sampai misi Tuhan selesai dalam hidup kita. Allah yang menghajar kita bukan Allah yang mengharapkan kehancuran tetapi Allah yang mengharapkan kita maju (Ibr 12:5-6), Allah menghajar dengan kasih dan Allah menghajar dengan target/tujuan (Maz.94:12)

Karena Allah menerima kita apa adanya tetapi Allah tidak membiarkan kita apa adanya, Allah mau keluarkan yang terbaik dalam hidup kita. Allah kita bukan hanya Allah yang mempunyai misi tetapi Allah kita Allah yang juga sabar. Sabar dalam menghadapi kita umatnya yang kerap kali tidak menuruti perintah-Nya. Allah akan menegur dan menghajar umat-Nya sampai kita selesai dalam misinya Tuhan. Haleluya, amin.

Uncategorized 4:14 pm

Rasanya saya tidak pernah merasa puas untuk berkata : “YESUS BAIK”, karena Dia memang tidak hanya baik, tetapi Dia sangat-sangat baik, bahkan kata itupun masih belum cukup untuk menggambarkan kasih Kristus yang memang sungguh sangat luar biasa itu. Akhirnya kesimpulan saya, memang tidak ada bahasa yang cukup untuk menggambarkan secara tepat kasih Kristus yang sungguh sangat luar biasa tersebut, karena bahasa manusia terbatas, namun kasih Kristus sungguh sangat tidak ada batasnya.

Kita itu “kuno & modern”. Apa maknanya?. Kuno, artinya hidup kita tidak berubah-ubah, tetap masih seperti yang dulu mengenal Jesus. Modern, artinya setelah menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat, hidup kita diperbaharui menjadi semakin indah, penuh dengan kecemerlangan dalam kemuliaanNya.

1. 

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk berkorban bagi kita.

2.

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk selalu memberkati kita.

3.

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk selalu menyertai kita.

4.

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk selalu memakai kita.