Jingga

UncategorizedJuly 15, 2008 5:22 am

Oh Tuhan, kuliah koe di ambang batas.. di Tugas Akhir koe dapat Judul 

Pengaruh Manajeman Sumberdaya Manusia, Total Quality Manajeman, Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi terhadap Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Kinerja Manajerial sebagai Variabel Modarating

 

 koe masih bingung dengan judul Tugas Akhir yang koe dapat, Smoga Tuhan membuka Jalan..

 

Cerita sehari-hariMay 29, 2008 12:10 pm

Yesus menggenapi nubuat Perjanjian Lama mengenai mesias yang ditulis beratus-ratus tahun sebelum kelahiran-Nya, Yesus menerima penyembahan dari manusia,  Yesus tidak berdosa, Yesus hidup penuh dengan mujizat-mujizat, dan Yesus bangkit dari kematian membuktikan bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan yang menjelma menjadi manusia.

Dengan jelas Yesus menyatakan diri dan membuktikan diri-Nya Tuhan.
Apakah engkau sudah menerima Yesus sebagai Tuhan? Jika engkau belum menerima Yesus sebagai Tuhan, terimalah Dia sekarang. Terimalah Dia sebagai Tuhan, terima juga Yesus sebagai juruselamat yang telah mati menanggung hukuman dosa yang seharusnya engkau tanggung. Jika engkau mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka dosa-dosamu akan diampuni karena hukumannya sudah lunas ditanggung oleh Tuhan Yesus.  Maukah saudara?

Cerita sehari-hari 12:08 pm

Karena itu perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. karena waktu adalah jahat. Pengertian waktu adalah jahat, merupakan proses yang terjadi secara alamiah pagi, siang, sore, dan malam. Di dalam waktu itu, iblis berusaha menjebak dan menjatuhkan setiap orang percaya. Di dalam waktu itu, iblis berusaha menghancurkan kehidupan orang-orang percaya. Itulah sebabnya maka dikatakan bahwa waktu itu adalah jahat.

Tetapi, jangan karena waktu itu disebut jahat maka kita punya pemikiran tidak boleh menggunakan waktu, tidak boleh mengatur waktu, tidak perlu memakai jam, dan sebagainya. Yang perlu kita sadari adalah bahwa dalam perjalanan waktu itu pun iblis berkarya terus-menerus untuk menjatuhkan anak-anak Tuhan. Kalau kita tidak bijaksana, tidak berpegangan erat pada Tuhan, pada saat itulah disebut waktu menjadi jahat, sebab kita meniti hari-hari yang berbahaya

 

kita dituntut untuk mampu bijaksana supaya kita juga melihat, bahwa dalam hidup, bukan hanya sisi tambah: tambah uang, tambah rumah yang harus dinikmati, tetapi sisi kurang juga harus kita nikmati. Artinya, kalau kita hanya bersyukur karena sehat, orang dunia juga bisa melakukan hal yang sama. Sebagai orang percaya, bersyukur jugalah pada waktu sakit, karena bisa jadi Tuhan sedang menegur. Kalau sakit karena salah/ulah sendiri, perbaikilah diri, jangan diulangi lagi kesalahan itu. Sebab jika kesalahan yang sama masih diulangi, itu bebal namanya

kita perlu memperhatikan dengan seksama bagaimana kita hidup. Janganlah seperti orang bebal tetapi seperti orang arif. Orang bebal adalah orang yang sudah tahu salah, dikasih tahu bahwa itu salah, tetapi masih bikin salah. Sebaliknya, kalau orang berbuat salah karena tidak tahu, dikasih tahu (kesalahannya) lalu minta maaf dan tidak melakukan ke-salahan lagi, itu namanya normal, karena manusia punya kelemahan. Tetapi, sudah tahu bahwa itu salah, namun selalu bikin salah, itu namanya bebal

Kita pun mestinya sadar, bahwa pada dasarnya kebanyakan dari kita punya perilaku atau konsep hidup yang bebal. Buktinya, kita selalu mengaku takut akan Tuhan, tetapi perilaku hidup kita memperlihatkan bahwa kita tidak takut Tuhan. Artinya, takut Tuhan itu hanya sebatas mulut. Jika kita benar-benar takut Tuhan, mana mungkin gereja ribut, jemaat saling menjatuhkan dan saling menghancurkan? Kalau takut Tuhan, mana mungkin pengurus gereja menilap uang, dan sebagainya Kalau takut Tuhan, orang pasti tidak akan hitung-hitungan dalam pelayanan. Contoh sikap bebal yang lain adalah banyak orang tidak menyukai kebenaran, lalu lari dari kebenaran, tetapi merasa dirinya benar, karena mengaku (merasa) takut akan Tuhan. Jadi, kebebalan itu justru dimulai dari dalam hidup kita. Kita tidak suka kebenaran, tetapi fenomena-fenomena kebenaran, bukan kebenaran yang hakiki. Kita hanya giat dalam melakukan aktivitas religius. Kita hebat dalam beribadah, hebat melantunkan doa-doa, tetapi sejatinya, perilaku kita jauh dari tuntutan Tuhan.

Maka kita harus berhati-hati, jangan sampai terjebak yang pada akhirnya menjadikan agama itu hanya seperti ekstasi bagi kita. Tuhan menjadi sedih karena agama hanya menjadi pelarian. Gereja itu cuma menjadi tempat mencari ketenangan sesaat, setelah itu kembali menggeluti kehidupan dunia: berdagang tidak jujur, menipu di sana-sini, sementara ucapan: “haleluya” terus meluncur dari mulut. Janganlah bebal, tetapi jadilah seperti orang arif: mau belajar, tahu, dan semakin bijak. Jadilah seperti orang arif, yang semakin bertambah pengetahuannya, makin rendah pula hatinya. Pepatah mengatakan: jadilah seperti ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Begitulah peri-laku orang arif yang mestinya menjadi ciri khas orang-orang percaya. Kalau pepatah dunia saja begitu manis dan indah, masak orang Kristen tidak bisa berperilaku indah dan manis?

Jadi, di dalam pertumbuhan dan perkembangan kehidupan kita, dari bebal menuju arif, ada perjalanan, yaitu perjalanan waktu, hari lepas hari. Oleh karena itu kita harus menggunakan waktu dengan bijak. Coba renungkan perjalanan hidup dari hari ke hari supaya tidak terperangkap pada jebakan si jahat itu. Jika waktu tidak membuat kita menjadi semakin arif, malah semakin tidak karu-karuan, artinya kita terjebak, sebab sang waktu tidak membawa kita ke dalam kesempurnaan pengenalan akan Tuhan

Arti Pedoman 12:07 pm

Masalah-masalah yang kita hadapi bisa membuat kita jatuh atau bertumbuh, tergantung dari bagaimana cara kita menanggapinya. Sangat disayangkan banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan menggunakan masalah untuk kebaikan mereka. Mereka lebih memilih untuk bertindak bodoh dan membenci masalah-masalah mereka daripada menghadapi dan merenungkan kebaikan apa yang bisa mereka dapat dari masalah-masalah tersebut

Ada lima cara Tuhan menggunakan masalah-masalah dalam kehidupan kita untuk menjadi sesuatu kebaikan bagi kita:

1. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGARAHKAN kita. Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah kita untuk membuat kita tetap bergerak. Sering kali masalah yang kita hadapi akan mengarahkan kita ke arah yang baru dan memberikan  kita motivasi untuk berubah. Ada kalanya masalah menjadi cara yang Tuhan pakai untuk menarik perhatian kita.

2. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGUJI kita. Manusia bagaikan teh celup… jika anda ingin tahu apa yang ada di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Tuhan kadang ingin menguji kesetiaan kita melalui masalah-masalah yang kita hadapi

3. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGOREKSI kita. Ada pelajaran-pelajaran yang hanya dapat kita pelajari melalui penderitaan dan kegagalan.  Mungkin waktu kita masih kecil orang tua kita mengajar kita untuk tidak boleh menyentuh kompor yang panas. Tetapi mungkin kita baru benar-benar belajar justru setelah tangan kita merasakan panasnya. Kadang-kadang kita baru bisa menghargai sesuatu… kesehatan, teman, hubungan…, saat kita sudah kehilangan

4. Tuhan menggunakan masalah untuk MELINDUNGI kita. Suatu masalah bisa menjadi berkat jika masalah tersebut  menghindarkan kita dari bahaya. Tahun lalu ada seorang Kristen yang diberhentikan dari pekerjaannya karena ia menolak untuk melakukan sesuatu yang tidak etis bagi bossnya. Ia menjadi mengganggur, tetapi justru dari masalah itulah ia terhindar dari ditangkap dan dimasukan ke dalam penjara, karena setahun kemudian tindakan boss itu terbongkar.

5. Tuhan menggunakan masalah untuk MENYEMPURNAKAN kita. Jika kita menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah tersebut bisa membentuk kita. Tuhan lebih memperhatikan karakter kita daripada kenyamanan kita. Hanya hubungan kita dengan Tuhan yang akan kita bawa sampai kekal

UncategorizedApril 16, 2008 4:27 pm

Memiliki kerinduan untuk menyatakan iman

(Kisah 2:14-16).

Iman ada dalam hati. Iman dalam wujudnya tidak kelihatan, tetapi dalam tindakan iman itu nampak jelas. Orang yang tidak beriman dengan orang yang beriman nampak jelas. Orang yang beriman ketika ia disakiti ia mengampuni. Orang yang tidak beriman pikirannya pendek, tetapi orang beriman berbeda dalam perilakunya. Orang yang sudah memiliki kuasa Roh Kudus akan memiliki kerinduan untuk menyatakan imannya. Ketika Roh Kudus bersama dengan iman maka iman itu menjadi nyata dalam tindakan. Orang beriman nampak dari penampilannya. Petrus sebelum menerima kuasa Roh Kudus, tidak memiliki kerinduan untuk menyetakan imannya sehingga menyangkal Yesus, tetapi setelah ia menerima kuasa Roh Kudus ia berani menyatakan imannya

 

Memiliki keberanian untuk menjadi saksi Tuhan

(Kisah 4:12-13).

Orang yang memiliki kuasa Roh Kudus, kerinduannya adalah meninggikan nama Yesus. Jangan kita takut dengan nama Yesus, karena darahNya tercurah agar kita diangkat menjadi anakNya. Untuk mepertahankan kita menjadi anak, Yesus mati di kayu salib. Untuk mempertahankan Dia menjadi Bapa, Dia hanya meminta kita supaya tetap setia sampai pada kesudahannya

 

Memiliki kekuatan untuk menghadapi penderitaan

(Kisah 5:17,41).

Di tengah penderitaan tetap bisa bergembira. Hal ini disebabkan oleh

a.      Karena mengerti rencana Allah di balik penderitaan

b.      Di balik penderitaan akan semakin dewasa

c.       Di balik penderitaan akan mengalami kuasa dan mujizat Tuhan

Orang yang suka berdoa, mengharapkan Tuhan serta sungguh-sungguh berusaha di dalam hidupnya, akan mengalami kuasa Tuhan dalam hidupnya. Dengan demikian orang lain dapat melihat dan takjub karena kuasa Tuhanlah yang akan melakukan perkara-perkara

Uncategorized 4:19 pm

Iman pada bagian yang penting

Iman menentukan banyak hal dalam hidup seseorang. Hidup kita ini sengsara atau hidup kita bahagia bukanlah tergantung dari orang lain, bukanlah tergantung dari fasilitas, juga bukanlah tergantung dari uang. Namun semuanya itu bergantung dari iman kita. Selama kita memiliki iman kita bisa menghadapi masalah apa saja, namun hidup kita tetap bahagia.

Setiap kita dalam membangun keluarga pasti menghadapi masalah. Namun ketika masalah itu datang jangan pernah menyalakan orang lain karena hanya dengan imanlah mereka dapat menghadapi masalah itu. Begitu juga dengan hidup kita masalah bisa datang kapan saja tanpa kita mau. Iman itu penting dengan karena Alkitab berkata dengan iman orang percaya dapat mengalahkan dunia.

Mengapa Iman penting dalam keluarga?

  1. Karena iman merupakan dasar pengambilan keputusan
  2. Karena iman sangat mempengaruhi sifat dan karakter seseorang
  3. Karena iman sangat menentukan vision dalam kehidupan seseorang
  4. Karena iman selalu memberi kekuatan dalam menghadapi segala hal
  5. Karena iman membuat pikiran kita menjadi positif

 

Iman pada bagian yang penting

  1. Akan senantiasa kuat dalam menyelesaikan masalah
  2. Akan tetap sukacita di tengah-tengah masalah
  3. Akan menjadi keluarga yang mampu mengubah masalah menjadi mujizat.

Penutup

Setiap seseorang pasti memiliki masalah itu sebabnya setiap seseorang perlu memiliki cara untuk menyelesaikan masalah itu. Masalah tidak dapat diselesaikan dengan uang, dengan fasilitas, atau dengan mengandalkan orang lain tetapi masalah dapat diselesaikan dengan Iman. Itu sebabnya Iman itu penting di dalam seseorang karena dengan Iman kita dapat hidup dengan damai, sukacita dan penuh pengharapan . Amin

Uncategorized 4:17 pm


Allah kita adalah Allah yang mempunyai misi buat hidup kita. Allah kita adalah yang mau menerima kita apa adanya tetapi Allah kita bukan Allah yang mau kita apa adanya. Allah mau menerima sekalipun kita orang yang kasar, sekalipun pernah berzinah, banci, homo sex, lesbian, pengguna narkoba, tidak ada seorangpun yang ditolak Tuhan bila kita mau datang menyembah kepada Tuhan. Mengapa? Karena alkitab berkata “mari hai kamu yang letih lesu dan berbeban berat kamu akan mendapatkan kelegaan” maksudnya adalah mari kita yang mempunyai masalah dalam hidup ini datang kepada Tuhan maka Tuhan akan memberikan kita kelegaan. Tuhan tidak kehilangan cara untuk membawa kita dekat pada-Nya. Cara didikan Tuhan dapat kita alami berupa :

  1. Kita diberkati Tuhan, agar kita sadar bahwa kita hidup untuk Tuhan dan Tuhan satu-satunya penolong kita. Contoh: Tuhan bukakan jalan untuk usaha kita agar kita dapat lepas dari beban kita
  2. Kita ditegur melalui firman-Nya, bila kita belum sadar juga maka Tuhan buat ‘polisi tidur’ dalam hidup kita agar kita benar-benar sadar

Tuhan tidak akan pernah menyerah atau berhenti mendidik kita sampai misi Tuhan selesai dalam hidup kita. Allah yang menghajar kita bukan Allah yang mengharapkan kehancuran tetapi Allah yang mengharapkan kita maju (Ibr 12:5-6), Allah menghajar dengan kasih dan Allah menghajar dengan target/tujuan (Maz.94:12)

Karena Allah menerima kita apa adanya tetapi Allah tidak membiarkan kita apa adanya, Allah mau keluarkan yang terbaik dalam hidup kita. Allah kita bukan hanya Allah yang mempunyai misi tetapi Allah kita Allah yang juga sabar. Sabar dalam menghadapi kita umatnya yang kerap kali tidak menuruti perintah-Nya. Allah akan menegur dan menghajar umat-Nya sampai kita selesai dalam misinya Tuhan. Haleluya, amin.

Uncategorized 4:14 pm

Rasanya saya tidak pernah merasa puas untuk berkata : “YESUS BAIK”, karena Dia memang tidak hanya baik, tetapi Dia sangat-sangat baik, bahkan kata itupun masih belum cukup untuk menggambarkan kasih Kristus yang memang sungguh sangat luar biasa itu. Akhirnya kesimpulan saya, memang tidak ada bahasa yang cukup untuk menggambarkan secara tepat kasih Kristus yang sungguh sangat luar biasa tersebut, karena bahasa manusia terbatas, namun kasih Kristus sungguh sangat tidak ada batasnya.

Kita itu “kuno & modern”. Apa maknanya?. Kuno, artinya hidup kita tidak berubah-ubah, tetap masih seperti yang dulu mengenal Jesus. Modern, artinya setelah menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat, hidup kita diperbaharui menjadi semakin indah, penuh dengan kecemerlangan dalam kemuliaanNya.

1. 

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk berkorban bagi kita.

2.

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk selalu memberkati kita.

3.

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk selalu menyertai kita.

4.

Yesus mengasihi kita dengan kesiapanNya untuk selalu memakai kita.

 

Cerita sehari-hariNovember 6, 2007 12:30 pm

Kepada Kamu yang Manis,

Andai Tuhan punya meja belajar, fotomu pasti dipajang di atasnya.

Andai Tuhan punya dompet, fotomu pasti diselipkan di dalamnya.

Ia menerbitkan matahari untukmu setiap pagi

dan menumbuhkan bunga-bunga untukmu pada musimnya.

Kapan saja kamu ingin berbicara, Ia siap mendengarkan.

Ia bisa tinggal di mana saja di alam raya ini,

tetapi Ia memilih ….. untuk tinggal dalam hatimu.

Lihat kawan, betapa Ia tergila-gila padamu!

Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa duka,

kegembiraan tanpa penderitaan, matahari tanpa hujan,

tetapi Ia sungguh menjanjikan kekuatan untuk menghadapi hari-harimu,

penghiburan bagi air matamu, dan terang bagi jalanmu.

Cerita sehari-hariOctober 23, 2007 11:10 am

Rasul Paulus dalam suratnya kepada Timotius mengatakan bahwa iman adalah harta yang terindah. Sebagai harta terindah, iman perlu dijaga dan dirawat. Dan supaya iman mempunyai nilai lebih / berkualitas, iman itu harus diteruskan kepada orang lain. Jadi kualitas iman tidak sebatas dikhotbahkan, dirayakan dengan ritus keagamaan, atau dinyanyikan dalam lagu-lagu liturgis nan indah dan meriah. Tetapi, iman wajib dihayati dalam kesetiaan suka dan duka.

 


Para rasul mempunyai pandangan keliru, mereka menyangka iman itu seperti hukum matematis, bisa ditambah dan bisa dikurangi. Tetapi apa jawab Yesus? IMAN bukan soal tambah atau kurang, tetapi soal ada atau tidak ada. Maka saudara-saudariku, kita jangan hanya minta Tuhan untuk menambahkan iman kita, tetapi lebih dari itu, kita mohon supaya dalam diri setiap kita ada iman yang berkobar-kobar akan Yesus Kristus